VISI DAN MISI PENGADILAN AGAMA GUNUNGSITOLI

 

Visi Pengadilan Agama Gunungsitoli adalah sebagai berikut :

TERWUJUDNYA BADAN PERADILAN INDONESIA YANG AGUNG

 

Misi Pengadilan Agama Gunungsitoli 2015 – 2019,  adalah :

  1. a. Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan;
  2. b. Mewujudkan pelayanan prima bagi masyarakat pencari keadilan ;
  3. c. Meningkatkan akses masyarakat terhadap keadilan.

 

Penjelasan ketiga misi yang digagas, dalam rangka memastikan “Terwujudnya Badan Peradilan yang Agung” adalah sebagai berikut :

 

a. Meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap sistem peradilan

Proses peradilan yang pasti, transparan dan akuntabel merupakan faktor penting untuk meningkatkan kepercayaan pencari keadilan kepada badan peradilan. Upaya untuk meningkatkan kepercayaan pencari keadilan akan dilakukan dengan mengefektifkan proses peradilan yang pasti, transparan dan akuntabel melalui penataan ulang manajemen perkara, upaya pembatasan perkara, dan transparansi kinerja melalui manajemen perkara berbasis Informasi Teknologi.

b. Mewujudkan pelayanan prima bagi masyarakat pencari keadilan

Tugas Pengadilan Agama adalah menyelenggarakan peradilan guna menegakkan hukum dan keadilan. Menyadari hal ini, orientasi perbaikan yang dilakukan Pengadilan Agama Gunungsitoli mempertimbangkan kepentingan pencari keadilan dalam memperoleh keadilan. Adalah keharusan bagi setiap Pengadilan Agama untuk meningkatkan  pelayanan   publik   dan   memberikan  jaminan proses peradilan yang adil. Keadilan, bagi para pencari keadilan pada dasarnya merupakan suatu nilai yang subyektif, karena adil menurut satu pihak belum tentu adil bagi pihak lain. Penyelenggaraan peradilan atau penegakan hukum harus dipahami sebagai sarana untuk menjamin adanya suatu proses yang adil, dalam rangka menghasilkan putusan yang mempertimbangkan kepentingan (keadilan menurut) kedua belah pihak.

Perbaikan yang akan dilakukan oleh Pengadilan Agama Gunungsitoli, selain menyentuh aspek yudisial, yaitu substansi putusan yang dapat dipertanggungjawabkan, juga akan meliputi peningkatan pelayanan administratif sebagai penunjang berjalannya proses yang adil. Sebagai contoh adalah adanya pengumuman jadwal sidang secara terbuka dan pemberian salinan putusan, sebagai bentuk jaminan akses bagi pencari keadilan.

c. Meningkatkan Akses Masyarakat terhadap Keadilan

Wilayah Pengadilan Agama Gunungsitoli terdiri dari penduduk dengan tingkat pendidikan yang rendah dan wilayah yang sulit terjangkau sehingga mengakibatkan rentang kendali yang sangat luas. Bagi masyarakat miskin untuk mendapatkan pelayanan tidak mampu membayar pendamping sehingga tidak jarang mereka tidak mendapatkan keadilan itu sendiri ditambah lokasi tempat tinggal yang tidak terjangkau. Pengadilan Agama melalui mekanisme bantuan hukum berupaya memfasilitasi masyarakat miskin tersebut dengan meningkatkan akses peradilan melalui pembebasan biaya perkara (prodeo) dan sidang keliling.

Bantuan Hukum Untuk Masyarakat Tidak Mampu...?

Mahkamah Agung RI pada tanggal 9 Januari 2014 telah menerbitkan Peraturan Mahkamah Agung Republik Indonesia Nomor 1 Tahun 2014 tentang Pedoman Pemberian Layanan Hukum Bagi Masyarakat Tidak Mampu di Pengadilan. Lanjutkan

Bagaimana Mendapatkan Layanan Informasi ?

Ketua Mahkamah Agung RI pada tanggal 5 Januari 2011 telah menerbitkan Surat Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI Nomor 1-144/KMA/SK/I/2011 tentang Pedoman Pelayanan Informasi di Pengadilan. Lanjutkan

Syarat dan Tata Cara Pengaduan...?

Syarat dan tata cara pengaduan mengacu pada Lampiran Keputusan Ketua Mahkamah Agung RI No. 076/KMA/SK/VI/2009 tanggal 4 Juni 2009 tentang Pedoman Pelaksanaan Penanganan Pengaduan di Lingkungan Lembaga Peradilan. Lanjutkan

APLIKASI  PENDUKUNG

      

Upload Files Delegasi




LaPoran Tahunan

UpDate Perencanaan

Pengunjung

030619
Users Today : 161
Users Yesterday : 384
Total Users : 30619
Views Today : 436
Total views : 154311
Who's Online : 2
Your IP Address : 54.226.4.91
Server Time : 2019-05-20